Saat ini, AC (Air Conditioner) merupakan seperangkat alat elektronik yang menjadi barang kebutuhan sekunder bahkan primer. Terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan dengan suasana yang panas dan sumpek.  Tapi apakah sudah tahu cara menghitung kapasitas AC berdasar besar ruangan?

Peran AC menjadi sangat penting dalam rumah tangga untuk membuat penghuninya menjadi nyaman saat tinggal di rumah tersebut. Begitu juga di ruangan perkantoran, ruangan pertemuan dan berbagai macam tempat bisnis bahkan tempat beribadah pun juga memakai AC.

ruangan ber ac

Sebelum beli AC, sebaiknya tahu cara menghitung kapasitas AC

Dipastikan terlebih dahulu ukuran ruangan yang akan dipasang AC agar disesuaikan dengan ukuran PK AC. Karena jika ukuran PK terlalu lebih besar daripada ukuran ruangan maka AC akan terasa terlalu dingin.

Sebaliknya, jika PK terlalu kecil daripada ukuran ruangan maka AC akan terasa sedikit dingin. Dan mesin akan bekerja keras untuk mendinginkan ruangan.

Maka dari itu harus tahu ukuran PK yang cocok untuk ruangan yang akan dipasang AC.  Atau dengan kata lain bagaimana cara menghitung kapasitas AC berdasar besar ruangan.

Lalu apa yang dimaksud dengan PK ?

PK adalah singkatan dari bahasa Belanda “Paardekracht” yang artinya tenaga kuda, atau bahasa Inggrisnya adalah HP (horse power).

1 PK = 735.5 watt / jam = 0.986 hp

Jika ada AC 1 PK, itu artinya adalah tenaga listrik yang digunakan kompresor AC adalah sekitar 735,5 watt (ada juga yang bilang 750 watt) dalam 1 jam.  Tapi itu belum ditambah rugi daya, kipas pendingin di luar ruangan maupun di dalam ruangan. Terkadang AC 1 PK bisa menyedot listrik sekitar 1 KWh bahkan lebih.

Lalu apa sebenarnya BTU itu?

BTU adalah singkatan dari British Thermal Unit merupakan satuan energi yang digunakan di Amerika Serikat yang biasanya di definisikan per jam, menjadi satuan BTU/hour. Satuan ini juga masih sering dijumpai di Britania Raya pada sistem pemanas dan pendingin lama. Sekarang ini satuan ini mulai digantikan dengan satuan energi dari unit SI, yaitu Joule (J).

1 BTU/hour adalah energi yang dibutuhkan untuk memanaskan atau mendinginkan air sebanyak 1 galon air (1 pound – sekitar 454 gram) agar temperaturnya naik atau turun sebesar 1 derajat fahrenheit dalam 1 jam. Hubungannya dengan AC, BTU menyatakan kemampuan mengurangi panas / mendinginkan ruangan dengan luas dan kondisi tertentu selama satu jam.

Orang awam sering menyebut kekuatan AC itu dengan PK, sebenarnya yang diperlukan adalah satuan input dan output : input nya berapa Watt dan outputnya berapa BTU/hour.

cara menghitung kapasitas ac

Kenapa harus memperhitungkan BTU dengan tepat ?

Jika BTU butuh 4000, lalu Anda menggunakan AC 1 PK, maka ruangan akan cepat dingin tapi sekaligus akan terjadi pemborosan listrik. Semakin besar PK, semakin besar kebutuhan listriknya. Demikian pula sebaliknya, jika BTU butuh 9000 tapi Anda menggunakan AC 1/2 PK, maka AC akan lama untuk mencapai suhu yang diinginkan.

Bagi yang ingin mencari AC untuk kamar ataupun kantor, berikut rumus untuk menentukan kebutuhan BTU AC Anda :

(L x W x H x I x E) / 60 = kebutuhan BTU

L    = Panjang Ruang (dalam feet)
W  = Lebar Ruang (dalam feet)
I     = Nilai 10 jika ruang berinsulasi (berada di lantai bawah, atau himpitan dengan ruang lain). Nilai 18 jika ruang tidak berinsulasi (di lantai atas).
H   = Tinggi Ruang (dalam feet)
E    = Nilai 16 jika dinding terpanjang menghadap utara; nilai 17 jika menghadap timur; Nilai 18 jika menghadap selatan; dan nilai 20 jika menghadap barat ( bila jendela menghadap barat).

1 Meter = 3,28 Feet

Contoh Perhitungan:
Ruang berukuran 5m x 5m atau (16 kaki x 16 kaki), tinggi ruangan 3m (10 kaki) berinsulasi (berhimpit dg ruangan lain), dinding panjang menghadap ke timur. Kebutuhan BTU = (16 x 16 x 10 x 10 x 17) / 60 = 7.253 BTU alias cukup dengan AC ¾ PK.