Punyakah Anda AC dirumah? jika punya berikut tata Cara Merawat AC dengan Mudah dan Efisien.

AC (air conditioner) atau pendingin ruang kini menjadi kebutuhan utama dalam sebuah hunian, apalagi di daerah tropis seperti Indonesia.

Bukan tidak mungkin dalam satu rumah sebuah AC dinyalakan sepanjang hari demi menambah kesejukan ruang.

Suhu udara di Indonesia cukup hangat dan lembab sepanjang tahunnya seperti memberikan tanda untuk segera menginstalasi AC (Air Conditioner) di rumah Anda.

Kehadiran AC sungguh membantu untuk mengusir rasa panas atau gerah yang melekat. Walaupun kipas angin juga menjauhkan Anda dari panas akan tetapi kipas angin tidak mempunyai fitur pendinginan seperti yang dimiliki oleh AC.

Memang AC terlihat seperti pahlawan pendingin udara, akan tetapi jika terus dinyalakan sepanjang hari akan mempercepat umur AC, yaitu bisa saja menimbulkan kerusakan pada mesin.

Cara Merawat AC dengan Mudah Dan Efisien Bisa Dilakukan Sendiri

Tentunya tidak ingin AC Anda rusak dong, apalagi disaat cuacanya yang panas ini. Agar memperpanjang umur AC atau menjaganya agar lebih awet tentunya membutuhkan perhatian khusus.

Setelah Anda membeli AC tentunya ingin barang tersebut tetap awet dong? Menjaga keawetan akan menghindari dari pengeluaran uang yang cukup banyak untuk membetulkan AC yang rusak.

Namun seperti barang pada umumnya, semakin banyak digunakan nilai keawetannya pun akan menurun dan berakhir rusak.Umumnya, mulai mengalami kendala setelah jangka waktu penggunaan 2-4 tahun.

Sebenarnya, jika Anda mampu merawat dan menggunakannya dengan benar, sebuah AC dapat bertahan hingga 10 tahun lebih. Berikut ini adalah tata cara merawat AC :cara merawat ac

1. Lakukan Pembersihan Filter Udara Di Bagian Indoor

Tips pertama yang bisa Anda lakukan dalam merawat AC adalah membersihkan filter saringan udara dari AC tersebut.Filter ini terletak di bagian indoor atau AC bagian dalam.

Silahkan buka cover indoor tersebut, maka akan menemukan sepasang filter udara.

Setelah itu silahkan ambil fiter tersebut, kemudian cuci dengan air bersih.  Anda juga bisa menggunakan sabun untuk mendapatkan hasil yang lebih baik.

Lakukan tips ini setiap 2 minggu sekali, maka udara pun akan menjadi lebih bersih dan dingin AC akan selalu maksimal.

2.Melakukan Service Perawatan Secara Rutin

Mencuci AC baik yang bagian dalam atau luar merupakan sebuah keseharusan sebagai pengguna AC.

Karena ini merupakan tips cara merawat AC yang paling sering dianjurkan oleh pabrikan pembuat AC dimanapun.Dalam hal ini, Anda bisa melakukannya sendiri jika Anda memiliki keahlian dibidang service AC.

Kalau pun tidak, silahkan minta bantuan penyedia jasa service AC yang terpercaya di tempat anda tinggal.

Membersihkan AC setidaknya dilakukan dalam waktu 3 bulan sekali, sehingga kinerja AC akan selalu terkontrol.

3.Hindari Merokok Di Ruangan Yang Menggunakan AC

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa di smooking room jarang dipasang AC? Jawabannya adalah asap rokok yang dapat meningkatkan risiko kerusakan AC.

Jadi, cara merawat AC yang benar ialah dengan tidak merokok di dalam ruangan yang ber-AC.

Asap rokok dapat membuat bagian dalam AC lebih cepat kotor dan membuat body AC indoor terlihat lebih dekil.

Parahnya lagi, kandungan nikotin di dalam rokok dapat mengendap di evaporator sehingga udara yang dikeluarkan dari AC menjadi pengap dan kurang dingin.

Hindari merokok di ruangan yang ber-AC. Jika memang terpaksa, sebaiknya matikan AC, buka jendela lebar-lebar dan hidupkan exhaust fan agar asap rokok tidak mengendap di dalam ruangan.

4.Lakukan Pengecekan Tekanan Freon Setiap Enam Bulan Sekali

Gas freon merupakan bahan pendukung untuk menentukan dingin atau tidaknya sebuah mesin pendingin. Jika saja terjadi kebocoran, maka tekanan freon akan dapat berkurang dari semula anda menginstal AC.

Hal ini bisa saja terjadi entah mungkin karena ada kebocoran halus, sehingga sulit untuk di deteksi. Lakukanlah pengecekan tekanan freon minimal 6 bulan sekali.

Jika tekanan freon tersebut kurang maka akan mengakibatkan AC kurang dingin. Dan pada merk AC tertentu juga dapat menyebabkan AC mati hidup.

5.Jangan Mengatur Suhu Temperatur Terlalu Rendah Atau Tinggi

Walaupun pada mesin Air Conditioner telah dilengkapi themise otomatis pengatur suhu.

Sebaiknya anda juga menghindari mengatur suhu temperatur yang terlalu rendah atau tinggi.

Karena ini memungkinkan kompresor bekerja lebih lama, atau sebaliknya lebih cepat mati ( stundby ). Jadi, sebaiknya hindari hal itu jika ingin AC anda lebih awet dan tetap optimal untuk jangka panjang.

Saya rekomendasikan untuk mengatur suhu sekitar 20° celcius. Karena suhu kisaran tersebut AC tidak akan cepat mati maupun terlalu lama bekerja.

Anda boleh mengatur bagian suhu terendah saat pertama kali AC dihidupkan, kemudian manaikan ke suhu 20° celcius jika ruangan sudah terasa dingin.

6.Sebaiknya Ketika Anda Sedang Bepergian AC Di Matikan Saja

Apabila Anda sedang bepergian ke suatu tempat yang jauh, misalnya keluar kota sebaiknya AC dimatikan.

Namun tidak cukup mematikan AC melalui remote saja, akan tetapi harus di cabut dari powernya. Atau juga bisa menurunkan panel MCB yang dari PLN nya langsung.

Hal ini bertujuan untuk menghindari jikalau sewaktu-waktu terjadi pemadaman listrik, kemudian mengakibatkan voltase tegangan listrik tidak stabil. Sehingga rentan AC terkena tegangan tinggi atau rendah dapat terhindar.

7.Hindari Lokasi Pemasangan Mesin Kompresor Di Dalam Ruangan Yang Sempit

Pada bagian mesin kompresor tersebut terus mengeluarkan udara panas. Jadi jika lokasi unit outdoor berada di ruangan yang minim sirkulasi udara, maka akan dapat menyebabkan ampere kompresor menjadi naik.

Sehingga mesin tersebut akan mengalami overheat, yang dapat menyebabkan AC tidak dingin sama sekali.

Kemudian pemasangan mesin kompresor harus berada di ruangan yang memiliki sirkulasi udara yang luas. Sehingga proses membuang hawa panas pun dapat dilakukan dengan maksimal.

Sangat dianjurkan di taruh di luar ruangan yang artinya langsung ke udara bebas.

8.Manfaatkan Fitur Timer Dengan Baik

Memanfaatkan fitur timer juga bisa membuat AC bekerja secara tersesuai. Sehingga AC akan nyala dalam beberapa jam kedepan, atau akan nyala sendiri setiap jam tertentu.

Hal ini juga dapat menghindari kemungkinan  lupa untuk mematikan AC, maka AC akan mati sendiri secara otomatis.

Namun terkadang ini juga dapat membuat Anda kebingung ketika Anda lupa menonaktifkan fitur timer itu kembali.

Yang mana AC menjadi mati hidup bersamaan lampu timer berkedip-kedip atau malah tidak bisa di remote.

Oleh sebab itu saya katakan gunakan fitur timer dari AC ini dengan sebaik mungkin.

Jika Anda tidak tahu cara untuk mematikannya kembali, silahkan cabut stop kontaknya kemudian tunggu sekitar 5 menit,dan pasang kembali stop kontak tersebut.

Dengan begitu, maka timer menjadi tidak aktif dan akan meriset seperti semula lagi.

9.Gunakan AC Sesuai Kemampuannya / Dalam Batas Normal

Jika kemampuan AC tersebut hanya dapat mendinginkan luas ruangan 3 x 4 meter persegi dengan jumlah orang di dalam 5 orang. Maka jangan paksaan untuk menggunakan ruangan tersebut lebih dari itu.

Karena dalam tubuh manusia itu terkandung suhu panas, jadi proses pendinginan AC sulit untuk mencapai suhu yang telah ditentukan. Alhasil kompresor menjadi kerja terus menerus tanpa adanya stundby atau istirahat.

Bagiamana, cukup mudah bukan cara merawat  AC agar tetap dingin itu ?Semoga mesin pendinginnya awet tahan lama dan tidak mudah cepat rusak.

10.Jika Menyalakan AC Usahakan Ruangan Tertutup Rapat

Punya kebiasaan membuka pintu atau jendela saat AC sedang menyala? Waspada, jika kebiasaan tersebut hanya akan membuat kompresor AC bekerja lebih ekstra sehingga bisa mengalami kerusakan.

Usahakan untuk selalu menutup rapat segala celah yang ada di ruangan ber-AC. Tujuannya agar AC fokus untuk mendinginkan ruangan tersebut dengan maksimal.

Cara ini akan meringankan tugas kompresor dengan tidak terlalu lama bekerja menyesuaikan aliran udara dari AC untuk mendinginkan ruangan. Dengan begitu, cara ini dapat mencegah kerusakan dini pada kompresor AC.

11.Desain Ruangan yang Baik Untuk AC

Desain dari ruangan dimana AC ditempatkan juga akan mempengaruhi kinerja AC. Banyaknya bukaan yang terdapat di ruangan tersebut, misal jendela dan ventilasi udara akan mempengaruhi kerja AC.

Penempatan mesin AC indoor dengan mesin outdoor yang terlalu jauh juga berpengaruh.

12.Tempatkan Mesin Outdoor AC Pada Tempat yang Tepat

Penempatan mesin outdoor AC juga berpengaruh terhadap kinerja AC. Sebaiknya mesin outdoor AC ditaruh di tempat yang tidak terkena terik matahari secara langsung, debu maupun air hujan.

13.Jangan Memasang AC Berkapasitas Kecil Di Sebuah Ruangan Penuh Kaca

Jika sebuah ruangan berdominan oleh kaca, mungkin akan lebih baik jika diganti pemasangan AC dengan ventilasi udara.

Karena ibarat rumah kaca yang akan memerangkap panas didalam ruangan, akan sulit bagi AC untuk memfungsikan optimal di ruangan kaca tersebut.

Namun jika Anda memang ingin menggunakan AC, lebih baik memilih AC berkapasitas PK-nya cukup besar agar kinerja kompresor AC tidak terlalu berat saat udara sangat panas.

14.Gunakan AC Sesuai Kebutuhan

 

Waktu ideal penggunaan AC adalah 5 jam. Setelah 5 jam beroperasi, sebaiknya AC harus dimatikan supaya AC dapat beristirahat. Akan tetapi, ada orang yang harus menggunakan AC lebih dari 5 jam.

Cara merawat AC yang terpakai lebih dari 5 jam sehari ialah dengan pasang fitur otomatis, fitur yang memungkinkan AC untuk berhenti sejenak dan menyala kembali secara otomatis.

Fitur otomatis tersebut akan memberikan waktu istirahat sejenak pada AC yang terus menerus terpakai. Setelah mati beberapa saat, AC akan kembali menyala lagi ketika suhu di dalam ruangan tidak terlalu dingin.

Tak hanya itu saja, Anda harus benar-benar menggunakan AC sesuai kebutuhan Anda. Hindari kebiasaan meninggalkan ruangan kosong dalam kondisi AC tidah pernah dimatikan.

Matikan AC ketika Anda tidak sedang menggunakan ruangan tersebut. Jika ingin berpergian jauh, matikan saklar AC atau cabut dari stop kontaknya untuk menghindari korsleting.

15.Sebaiknya Jangan Terlalu Sering Mengatur Suhu AC

Mengatur suhu AC menjadi dibawah 22 derajat celcius. Jika Anda terlalu sering mengatur suhu AC dibawah 22 derajat celcius akan membuat mesin AC cepat panas.

Selain itu juga, suhu 22 derajat merupakan suhu ruangan yang pas bagi iklim Indonesia.

16.Cek Freon Dalam AC

Jika freon mengalami kebocoran atau pengurangan maka AC akan menjadi kurang dingin. Sebaiknya setiap 6 bulan sekali Anda lakukan pengecekan berkala pada freon AC oleh teknisi AC.

Tak hanya bagian dalam AC saja, blower yang terletak di luar gedung juga sebaiknya dibersihkan secara rutin agar sirkulasi udara semakin segar dan tetap terjaga.

17.Bersihkan Filter AC

Bersihkan filter AC secara rutin minimal 1-2 bulan sekali. Jika sudah terlampau kotor Anda dapat mengganti filter baru.

Bersihkan debu  yang menumpuk di atas lemari atau dinding tembok akan disaringoleh AC dan menyulitkan kerja AC.

Semakin banyak debu yang menempel pada AC, maka akan mengakibatkan kerja AC yang semakin sulit dan Anda harus melakukan pencucian AC sesering mungkin.

Oleh karena itu, Anda patut memberishkan debu yang menempel di atas lemari, dinding tembok secara rutin hal ini akan membantu kinerja AC secara tidak langsung.

18.Periksa Thermostat

Periksa selalu thermostat (pengatur suhu) untuk memastikan AC bekerja dengan baik dan menjaga temperatur ruang tetap stabil.

Atur thermostat dengan temperatur yang lebih tinggi ketika rumah sedang tidak banyak orang/kegiatan. Atau, jika benar-benar tak ada orang di rumah, sebaiknya matikan AC.

19.Cek Kipas

Periksalah kipas yang terpasang di atas unit kondensator bagian luar. Pastikan kipas masih berada dalam kondisi yang bagus. Ganti pisau kipas jika terdapat retak atau pecahan.

20.Servis Secara Berkala

Lakukan servis secara berkala. Anda juga bisa menggunakan jasa layanan perbaikan AC untuk memeriksa kerusakan atau kelayakan pada AC Anda.

Umumnya produsen AC menyediakan layanan servis untuk membantu memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil, dan mencegah kerusakan besar pada AC.

21.Istirahatkan AC

Seperti manusia, AC juga harus memiliki waktu untuk istirahat sehingga AC tidak cepat rusak. Sebaiknya AC dinyalakan paling lama 5 jam dan setelah itu dimatikan agar pendinginan di mesin AC bisa selalu terjaga.

Penggunaan fitur timer AC dapat menjadi pilihan untuk membantu Anda dalam menjaga AC tersebut. Ketika AC dalam keadaan mati, hendaknya Anda membuka semua jendela yang ada di dalam ruangan sehingga sirkulasi udara tetap terjaga.

Hal yang sering terlupakan oleh pengguna AC adalah jarangnya membuka seluruh jendela sesekali, padahal hal ini penting dilakukan untuk mendapatkan kualitas udara yang bagus.

22.Pembersihan Rutin

Lakukan pembersihan secara rutin untuk bagian dalam AC. Pembersihan rutin ini bisa Anda lakukan setiap 1 bulan sekali jika udara tidak terlalu kotor. Namun jika udara kotor, Anda dapat lakukan pembersihan 2 kali dalam sebulan.

Pembersihan AC ini juga menyangkut kualitas udara yang ada di ruangan Anda. Jika AC Anda kotor, sirkulasi udara dalam ruangan akan ikut kotor sehingga tidak baik untuk kesehatan.

Belum lagi debu dan kotoran yang ada pada karpet ruangan Anda menambah kondisi udara semakin kotor, sehingga pembersihan ini perlu dilakukan secara rutin.

23.Jangan Langsung Nyalakan AC

Jika tiba-tiba listrik di rumah Anda mati atau tidak kuat menahan beban listrik, sebaiknya jangan langsung menyalakan AC

Yang Anda harus lakukan adalah mendiamkan terlebih dahulu kurang lebih selama 1 menit. Hal ini dilakukan agar oli kompresor dan freon kembali ke kompresor terlebih dahulu.

Bagiamana, cukup mudah bukan cara merawat AC ?Semoga tips cara merawat AC di atas bermanfaat untuk Anda yang menginginkan AC awet, tahan lama dan tidak mudah cepat rusak.

Serta jangan lupa kunjungi juga artikel saya yaitu Cara Memilih AC