Cara Setting Equalizer yang Baik dan Benar

Cara setting equalizer-Komponen dari sound system yang dapat digunakan untuk menyamakan suara speaker mendekati sumber aslinya atau mengembalikan suara speaker seperti suara aslinya.

Banyak orang salah mengartikan fungsi equalizer(eq). Mereka menggunakannya untuk mengangkat frekuensi-frekuensi tertentu yang sebenarnya tidak perlu diangkat. Bahkan mengurangi frekuensi-frekuensi tertentu yang tidak perlu dikurangi.

cara setting equalizer

Cara setting equalizer

Sebenarnya equalisasi sangat tergantung dari rasa seni seseorang dan respon telinga orang yang mengoperasikan peralatan sound system. Supaya cara setting equalizer dapat dengan baik, maka sebelum menggunakannya perlu memahami kerja eq terlebih dahulu.

Parameter apa saja yang dapat diubah pada equalizer? Tombol apa saja yang terdapat pada equalizer? Dan bagaimana cara menggunakannya? Inilah pertanyaan yang akan ditanyakan orang ketika akan menggunakan equalizer, tombol-tombol tersebut adalah :

  • Gain / level, adalah tombol yang digunakan untuk menambah atau mengurangi frekuensi yang diinginkan.
  • Low pass / High pass, adalah tombol yang digunakan menghilangkan frekunsi-frekuensi di bawah atau di atas frekuensi yang diatur.
  • Q / Bandwidth, adalah tombol yang digunakan untuk memperlebar atau mempersempit kurva equalizer.
  • Frequency, mengubah frekuensi sehingga mencapai frekuensi yang diinginkan.
  • Volume gain / make up gain, adalah tombol yang digunakan untuk menambah atau mengurangi level suara yang keluar dari equalizer.

Macam-macam jenis equalizer

Ada bermacam-macam jenis equalizer sesuai dengan jenis dan penggunaannya. Berdasarkan jenisnya dapat dibagi menjadi :

1. Parametrik equalizer

Kurva equalizer ini dapat di geser dan diubah bentuk kurvanya.Dengan kata lain semua parameter (ukuran) yang ada dapat diubah, yaitu

Gain, untuk mengurangi atau menambah kurva parametrik yang diinginkan, besarnya diukur dalam dB.

Q, adalah besaran yang digunakan untuk memperlebar atau mempersempit kurva parametrik sesuai dengan yang diinginkan. Besarannya menggunakan skala 0,1 hingga 10.

Frekuensi, frekuensi pada equalizer parametrik dapat digeser hingga mencapai frekuensi yang diinginkan.

cara seting equalizer
Bentuk kurva pada parametrik equalizer ada 2 :
Shelving
Bentuk kurva ini memiliki puncak pada bagian akhir frekuensi rendah maupun frekuensi tinggi dari spektrum frekuensi yang kemudian mendatar hingga akhir frekuensi. Seperti hi-shelving, akan mengangkat puncak frekuensi 12 kHz, dan low-shelving akan mengangkat frekuensi 80 Hz pada umumnya. Beberapa eq menyediakan fasilitas untuk dapat mengubah frekuensi pada puncak kurva.

Bell shape

Bentuk kurva pada equalisasi ini adalah seperti lonceng, pada umumnya parametrik murni akan menggunakan bentuk equalisasi ini.

2. Grafik Equalizer

Equalizer yang hanya dapat di tambah dan kurangi pada frekuensi yang sudah ditetapkan oleh pabrik. Biasanya berdasarkan besarnya oktav.

Grafik equalizer yang umum beredar di pasaran adalah 1/3 oktav (31 titik frekuensi) dan 2/3 oktav (15 titik frekuensi). Equalizer ini dapat di bagi dalam beberapa jenis.

Constant Q, bentuk kurva (Q) grafik eq ini tetap walaupun gain hanya di ubah sedikit ataupun banyak

Variable Q, bentuk kurva grafik eq ini tidak tetap, tergantung dari berapa bayak mengangkat gain.

Bandpass filter parameter, bentuk kurva tetap dan gain tetap hanya frekuensi yang dapat di geser.

Perfect Q, adalah grafik eq analog tapi diproses secara digital, mirip dengan constant Q hanya lebih akurat.

cara setting equalizer

3. Filter

Pada umumnya orang tidak memasukkan filter sebagai jenis equalizer karena cara kerjanya yang mirip dengan crossover. Tetapi filter dapat pula membantu mengurangi frekuensi yang tidak diinginkan, sehingga dapat pula dimasukkan sebagai salah satu jenis equalizer.

cara setting equalizer

Contoh dari equalizer ini adalah switcable highpass dan switcable lowpass, Highpass filter sangat berguna untuk mengurangi suara pop pada mikrofon. Sedangkan lowpass dapat membantu kerja driver suara tinggi agar tidak bekerja berlebihan sebagai akibat frekuensi tinggi yang sebenarnya tidak terdengar, tetapi merusak.

Kegunaan dari Equalizer

Sekali lagi jangan kita salah langkah dalam menggunakan equalizer, karena itu harus kita memahami apa saja kegunaan dari equalizer. Berikut ini adalah beberapa manfaat dari kegunaan equalizer  :

  • Mengurangi feedback.
  • Menambah frekuensi yang diinginkan pada saat sistem bersuara kecil,
  • Mengurangi frekuensi yang tidak diinginkan pada saat mengangkat volume / gain lebih keras.
  • Membantu respon ruangan terhadap suara karena setiap ruang tidak memiliki respon yang sama terhadap suara. Walaupun memasang speaker dan peralatan yang sama dengan tempaat lain.
  • Side chain / dynamic equalizer.
  • Memperbaiki kerja speaker.

Cek permasalahan lain sebelum set equalizer

Orang cenderung menggunakan equalizer untuk dapat menyelesaikan masalah. Tidak jarang sound engineer membeli equalizer yang harganya puluhan juta hanya karena sugesti bahwa alat tersebut dapat membantu menyelesaikan masalah sistem. Saran sebelum melakukan itu, maka harus diselesaikan masalah-masalah di bawah ini terlebih dahulu :

Ruangan

Ruangan akan menjadi pembatas dalam cara setting equalizer. Karena setiap ruang memiliki karakteristik sendiri-sendiri. Jangan sekali-kali menyamaratakan setiap ruangan danan cara setting equalizer selalu satu bentuk.

Jangan berharap suara rendah dapat keluar dari speaker pada ruangan yang penjangnya 4m, karena panjang gelombang suara rendah tidak dapat beresonansi dengan baik. Atau sebaliknya berharap suara rendah sub dapat terdengar dari jarak puluhan meter dengan jelas, karena daya rambat suara rendah yang terbatas.

Permasalahan utama di dalam ruangan adalah geometri ruangan itu sendiri (ukuran), baik jumlah jendela, luas dinding, dan di mana letak benda-benda tersebut. Cara setting equalizer di dalam ruangan perlu berhati-hati oleh karena pantulan dapat mengaburkan frekuensi mana yang seharusnya diubah.

Letak speaker

Jangan berharap mendengar suara sub yang solid jika menaruhnya di kiri dan kanan panggung. Suara rendah mutlak harus berasal dari satu sumber. Peletakkan yang berpencar akan mengakibatkan efek yang disebut power alley (lorong tenaga). Equalizer dapat menolong? Tentu saja tidak, bahkan menambah besar jarak antar lorong tenaga tersebut

Tidak seragamnya waktu tempuh antar komponen speaker

Ini adalah ilmu yang dikembangkan sejak pertengahan tahun 1980an. Hanya saja peralatan pendukungnya pada saat itu masih sangat mahal.

Saat ini dengan kemajuan komputer dan harga komputer dan software-nya semakin murah. Hal ini membuat peralatan digital pendukung penyetelan speaker semakin murah, sehingga kenyamanan orang mendengar speaker bersuara rapih semakin bertambah.

Jika cara setting equalizer yang tidak di seragamkan waktu tempuh antar komponen speaker maupun antar speaker, ini merupakan usaha yang sia-sia, karena sistem tetap berisik dan suaranya tetap berbalap-balapan.

Kabel (jenis dan panjang kabel)

Ternyata kabel dengan merek, jenis, dan panjang yang berbeda akan menghasilkan suara yang berbeda. Cara setting equalizer tidak perlu banyak apabila manajemen kabel  baik. Gunakan hanya kabel yang memang sesuai untuk kebutuhannya.

Karakter alat

Setiap alat memiliki karakter suara yang berbeda-beda. Jangan berharap alat-alat murah dapat di equalizer menjadi baik. Mohon diingat bahwa semua alat sound memiliki karakter suara yang berbeda-beda dan tidak semua produk memiliki suara yang baik.

Banyaknya mikrofon terbuka (NOM = number of open microphone)

Harap diingat pada saat mengequalizer feedback bahwa setiap bertambahnya 1 buah mikrofon akan menambah 3 dB pada gain system. Semakin banyak microphone yang berbunyi akan semakin besar pula kemungkinan feedback.

Penyimpangan fasa (phase shifting)

Penyimpangan fasa justru terjadi sebagai akibat terlalubanyak meng-eq, atau bahkan menggunakan kabel unbalance yang sangat panjang.

Jarak posisi anda mendengar dari speaker

Jarak mendengarkan speaker akan mempengaruhi penilaian telinga terhadap apa yang akan di equalizer. Ingat bahwa di udara juga terjadi hambatan.

Suhu dan kelembaban

Jangan berharap cara setting equalizer di ruangan yang tidak konstan suhu dan kelembaban. Karena pada suhu rendah suara tinggi dan rendah akan terdengar lebih kuat dibandingkan dengan pada suhu tinggi. Hal ini disebabkan pada suhu tinggi kelembaban akan bertambah yang akan menambah hambatan suara di udara.

Cara setting equalizer jangan dalam kondisi suhu ruangan yang panas atau ac belum dinyalakan. Karena pada saat ac dinyalakan suhu udara akan turun dan suara tinggi akan kembali terdengar dengan jelas.

Respon telinga operator sendiri

Banyak operator memiliki selera sendiri dengan menyetel eq 1/3 oktaf seperti “disco smile”. Kedua ujung frekuensi equalizer diangkat dan semakin menurun pada bagian tengahnya.

Jika operator sound memilih menyetel dengan seleranya sendiri, sebaiknya operator tersebut belajar mendengar suara “standard” yang baik.
Interaksi antara ruangan dan suara dari speaker adalah kasus yang sukar diselesaikan. Jalan keluarnya adalah hanya dengan memposisikan kembali speaker ketempat yang seharusnya.

Fungsi Kemasan Produk yang Menarik

Kemasan  merupakan sesuatu alat yang hampir semua orang menggunakannya, mulai dari mengemas makanan, barang dan lain sebagainya. Dalam kesempatan ini akan dibahas pengertian dan fungsi kemasan produk.

Biasanya kemasan berfungsi untuk menjaga produk. Namun, sekarang fungsi kemasan produk menjadi faktor yang cukup penting sebagai alat pemasaran (Rangkuti, 2010:132).

Produsen melakukan pengemasan produk untuk dapat merebut minat konsumen terhadap pembelian barang. Dan berusaha memberikan kesan yang baik pada kemasan produknya. Serta menciptakan model kemasan baru yang berbeda dengan produsen lain yang memproduksi produk-produk sejenis dalam pasar yang sama.

Saat ini, fungsi kemasan produk kertas sudah menggantikan kembali kemasan plastik untuk digunakan membungkus produk makanan. Lebih banyak penggunaan kertas dibanding plastik disebabkan  lebih ramah lingkungan karena bisa di daur ulang.

fungsi kemasan produk

Pengertian dan Fungsi Kemasan Produk

Menurut Kotler & Keller (2009:27), pengemasan adalah kegiatan merancang dan memproduksi wadah atau bungkus sebagai sebuah produk. Atau aktivitas merancang dan memproduksi kemasan atau pembungkus untuk produk.

Kemasan yang dirancang dengan baik dapat membangun ekuitas merek dan mendorong penjualan. Pengertian kemasan adalah bagian pertama produk yang dihadapi pembeli dan mampu menarik atau menyingkirkan pembeli.

Banyak perusahaan yang sangat memperhatikan pembungkus suatu barang sebab mereka menganggap bahwa fungsi kemasan produk tidak hanya sebagai pembungkus, tetapi jauh lebih luas dari pada itu.

Simamora (2007) mengemukakan dua fungsi kemasan produk yaitu:

1. Fungsi Protektif

Berkenaan dengan proteksi produk, perbedaan iklim, prasarana transportasi, dan saluran distribusi yang semua berimbas pada pengemasan. Dengan  pelindung pengemasan, para konsumen tidak perlu harus menanggung risiko pembelian produk rusak atau cacat.

2. Fungsi Promosional

Peran kemasan pada umumnya dibatasi pada perlindungan produk. Namun fungsi kemasan produk juga digunakan sebagai sarana promosi. Menyangkut promosi, perusahaan mempertimbangkan preferensi konsumen menyangkut warna, ukuran, dan penampilan.

Sedangkan menurut Kotler (1999:228), terdapat empat fungsi kemasan produk sebagai satu alat pemasaran, yaitu :

  1. Self service.

    Kemasan semakin berperan lebih banyak lagi dalam proses penjualan, yaitu harus menarik, menyebutkan ciri-ciri produk, meyakinkan konsumen dan memberi kesan menyeluruh yang mendukung produk.

  2. Consumer offluence

    Konsumen bersedia membayar lebih mahal bagi kemudahan, penampilan, ketergantungan dan keistimewaan dari kemasan yang lebih baik.

  3. Company and brand image.

    Perusahaan mengenal baik kekuatan yang dikandung dari kemasan yang dirancang dengan cermat dalam mempercepat konsumen mengenali perusahaan atau merek produk.

  4. Inovational opportunity.

    Cara kemasan yang inovatif akan bermanfaat bagi konsumen dan juga memberi keuntungan bagi produsen.

Selain berfungsi sebagai media pemasaran, kemasan juga memiliki beberapa fungsi lain, yaitu sebagai berikut:

  1.  Melindungi produk dalam pergerakan. Salah satu fungsi dasar kemasan adalah untuk mengurangi terjadinya kehancuran, busuk, atau kehilangan melalui pencurian atau kesalahan penempatan.
  2.  Memberikan cara yang menarik untuk menarik perhatian kepada sebuah produk dan memperkuat citra produk.
  3. Kombinasi dari keduanya, pemasaran dan logistik,  menjual produk dengan menarik perhatian dan mengkomunikasikannya.

Tujuan Kemasan

Menurut Louw dan Kimber (2007), kemasan dan pelabelan mempunyai beberapa tujuan, yaitu:

  1. Physical Production.

    Melindungi objek dari suhu, getaran, guncangan, tekanan dan sebagainya.

  2. Barrier Protection.

    Melindungi dari hambatan oksigen uap air, debu, dan sebagainya.

  3. Containment or Agglomeration.

    Benda-benda kecil biasanya dikelompokkan bersama dalam satu paket untuk efisiensi transportasi dan penanganan.

  4. Information Transmission.

    Informasi tentang cara menggunakan transportasi, daur ulang, atau membuang paket produk yang sering terdapat pada kemasan atau label.

  5. Reducing Theft.

    Kemasan yang tidak dapat ditutup kembali atau akan rusak secara fisik (menunjukkan tanda-tanda pembukaan) sangat membantu dalam pencegahan pencurian. Paket juga termasuk memberikan kesempatan sebagai perangkat anti-pencurian.

  6. Convenience.

    Fitur yang menambah kenyamanan dalam distribusi, penanganan, penjualan, tampilan, pembukaan, kembali penutup, penggunaan dan digunakan kembali.

  7. Marketing.

    Kemasan dan label dapat digunakan oleh pemasar untuk mendorong calon pembeli untuk membeli produk.

Jenis-jenis Kemasan

Berdasarkan frekuensi pemakaiannya, kemasan produk dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  1. Kemasan sekali pakai (Disposable)
    yaitu kemasan yang langsung dibuang setelah satu kali pakai. Contohnya bungkus plastik/permen, karton dus, makanan kaleng.
  2. Kemasan yang dapat dipakai berulang kali (Multi Trip)
    kemasan jenis ini umumnya tidak dibuang oleh konsumen. Akan tetapi dikembalikan lagi pada agen penjual untuk kemudian dimanfaatkan ulang oleh pabrik. Contohnya botol minuman dan botol kecap.
  3. Kemasan yang tidak dibuang (Semi Disposable)
    Kemasan ini biasanya digunakan untuk kepentingan lain di rumah konsumen setelah dipakai. Contohnya kaleng biskuit, kaleng susu dan berbagai jenis botol.

Berdasarkan tingkat kesiapan pakai, kemasan dibagi menjadi dua jenis, yaitu:

  1. Kemasan siap pakai,
    yaitu bahan kemas yang siap untuk diisi dengan bentuk yang telah sempurna sejak keluar dari pabrik. Contohnya adalah wadah botol, wadah kaleng, dan sebagainya.
  2. Kemasan siap dirakit,
    yaitu kemasan yang masih memerlukan tahap perakitan sebelum pengisian, misalnya kaleng dalam bentuk lempengan dan silinder fleksibel, wadah yang terbuat dari kertas, foil atau plastik. Bentuk silinder fleksibel bisa dilihat di google

Berdasarkan struktur isi, kemasan dibagi menjadi tiga jenis, yaitu:

  1. Kemasan Primer,
    yaitu bahan kemas langsung mewadahi bahan pangan (kaleng susu, botol minuman, dan lain – lain).
  2. Kemasan Sekunder,
    yaitu kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok kemasan lainnya, seperti misalnya kotak karton untuk wadah kaleng susu, kotak kayu untuk wadah buah-buahan yang dibungkus dan sebagainya.
  3. Kemasan Tersier dan Kuarter,
    yaitu kemasan yang diperlukan untuk menyimpan, pengiriman atau identifikasi. Kemasan tersier umumnya digunakan sebagai pelindung selama pengangkutan.

 

Audio Sound System dengan Klasifikasi Daya Listriknya

Sekarang ini agar informasi suara bisa terdengar oleh banyak orang maka dibutuhkan pengeras suara berupa audio sound system. Secara umum, audio sound system adalah perangkat untuk menguatkan suara agar jangkauan suaranya terdengar oleh pihak lain dalam jarak tertentu.

Setiap jenis acara membutuhkan audio sound system yang berbeda-beda. Karena jumlah pengunjung dan ruangan yang digunakan berbeda, maka kapasitas suara yang dibutuhkan juga berbeda.  Kebutuhan pemakaian sound system ini bisa diterapkan pada halaman terbuka maupun di dalam ruangan.

audio sound system

Audio Sound System berdasarkan daya listrik

Kali ini akan dibahas jenis-jenis audio sound system yang umum sering disebutkan berdasarkan daya listrik dan suara yang dihasilkan.

2000 Watt

Kekuatan daya listrik hanya 2000 watt sudah bisa digunakan untuk acara dengan kapasitas sekitar 50 orang. Biasanya lebih sering dipakai untuk acara yang dilaksanakan di ruang tertutup, seperti rapat kecil dan seminar dalam ruangan, dan acara-acara yang tidak menggunakan peralatan musik.

Termasuk dalam sound system 2000 watt adalah:

4 Unit Monitor Speakers & Delay
1 Unit Mixing Control
5 Wired Mics
1 Unit CD Player
1 Set Cable & Connection

3000 Watt

Memiliki daya listrik yang lebih kuat juga berarti memiliki daya suara yang lebih dari  daya listrik 2000 watt. Biasanya digunakan untuk acara dengan kapasitas 50-100 orang dan di dalam ruang. Dengan kemampuan 3000 watt, dapat mencakup acara seperti pesta mini yang menggunakan DJ atau Keyboardist.

Termasuk dalam sound system 3000 watt adalah:

6 Unit Monitor Speakers & Delay
1 Unit Mixing Control
5 Wired Mics
1 Unit CD Player
1 Set Cable & Connection

5000 Watt

Berbeda dengan dua jenis daya listrik sebelumnya. Dengan menggunakan sound system berkekuatan 5000 watt sudah bisa menggunakan peralatan musik yang minimalis.

Acara diadakan di ruang terbuka? Sound system ini cocok untuk acara yang diadakan di ruang terbuka dengan pengunjung sekitar 100-150 orang. Salah satu contohnya, acara pernikahan.

Termasuk dalam sound system 5000 watt adalah:

2 Unit Active Speakers
2 Unit Sub Speakers
4 Unit Monitor Speakers & Delay
1 Unit Mixing Control
5 Wired Mics
2 Mic Wireless
1 Unit CD Player
1 Set Cable & Connection

10000 Watt

Jenis inilah yang tepat untuk acara pentas seni sekolah dan resepsi pernikahan. Dengan kapasitas yang cukup besar ini, sudah mampu mendukung acara dengan pengunjung sekitar 300 orang. Seringkali digunakan untuk acara dalam ruangan, yang diadakan di dalam ballroom atau bisa juga di luar ruangan.

Termasuk dalam Sound System 10000 watt adalah:

4 Unit Active Speakers
2 Unit Sub Speakers
4 Unit Monitor Speakers & Delay
1 Unit Mixing Control
5 Wired Mics
2 Mic Wireless
1 Unit CD Player
1 Set Cable & Connection

Selain itu, masih ada kapasitas lainnya di atas 10000 watt.  Biasanya digunakan untuk acara-acara yang menampung lebih dari 300 orang. Dalam setiap jenis acara pasti memiliki pesan tertentu yang ingin disampaikan untuk pengunjungnya, maka dari itu perlu adanya dukungan sound system yang tepat pula.

Nah, tidak sulit kan membeda-bedakan jenis sound sesuai dengan kebutuhan. Karena dengan salah memilih jenis sound system akan berdampak pada ketidak sempurnaan suara yang dihasilkan. Sehingga acara menjadi kurang maksimal.

Aksesoris Sound System yang Penting dan Pokok

Sound system di gunakan untuk berbagai kebutuhan dan sering dijumpai di acara seperti  pernikahan, pengajian, dan lain-lain. Yang sering menjadi pertanyaan, apa saja yang di gunakan dalam perangkat tersebut? Sebenarnya instalasi nya tidaklah rumit. Aksesoris sound system itu hanya ada 5 yang penting.

Aksesoris sound system yang pokok

  • Mixer,

    Alat ini adalah aksesoris sound system yang mengatur beberapa sinyal input audio dalam keseimbangan yang tepat. Dan mixer ini menyesuaikan kualitas nada sehingga output audio mudah bagi penonton untuk mendengarkan. Ada banyak jenis dan model mixer.

    aksesoris sound system

  • Speaker (Loudspeaker aktif dan pasif),

    Speaker adalah aksesoris sound system yang di gunakan untuk mengeluarkan suara setelah sumber suara telah di proses dari perangkat sebelumnya.

    Pada umumnya speaker ini yang digunakan untuk Sound System Entertainment  dapat dibedakan menjadi 2 kategori, yaitu Speaker Pasif dan Speaker Aktif. Berikut ini adalah penjelasan singkat mengenai kedua jenis speaker ini

     

    Speaker Aktif

     

    Speaker yang memiliki Amplifier (penguat suara) di dalamnya

    1.Harganya lebih hemat karena tidak perlu membeli amplifier lagi karena di dalamnya sudah ada amplifiernya bahkan speaker aktif model terbaru sudah dilengkapi dengan port USB dan tuner.

    2.Pengoperasiannya kurang fleksibel karena harus diletakkan didekat stop kontak dan kedua speaker harus saling berdekatan karena kabel yang menghubungkan kespeaker kanan/kiri biasanya pendek.

    3.Spesifikasi speaker ini sudah diatur dari pabrikan seperti woofer, daya atau twitter.

    4.Sulit untuk diupgrade atau di modifikasi.

    5.Tidak cocok untuk audio outdoor

    speaker aktif

    Speaker Pasif

Speaker yang tidak memiliki Amplifier (penguat suara) di dalamnya

1.Perlu dana lebih karena harus membeli amplifier secara terpisah.

2.Peletakannya fleksibel bisa dimana saja yang penting kabel penghubung ke output amplifier cukup.

3.Antara amplifier dan speaker pasif harus sesuai dan sama  dengan impedansi atau kekuatannya.

4.Bisa di paralel atau ditambah speaker pasifnya, jadi 1 amplifier bisa untuk 2 atau 4 speaker pasif.  Bahkan bisa lebih asal kekuatan amplifiernya memadai. Dan jika ingin mengganti driver speakernya dengan kualitas yang lebih bagus bisa dilakukan dengan mudah.

5.Cocok banget untuk audio outdoor khususnya untuk driver amplifier yang berdaya besar.

  • speaker pasif 

    Speaker dalam sound system lapangan umumnya di bagi menjadi 3 dan mempunyai tugas tersendiri yang terdiri dari

    Speaker subwofer (LOW)

    Biasanya menggunakan speaker berukuran 18 inch yang berfungsi sebagai nada bass dan pada saat pemasangan di tempatkan paling bawah dari speaker  yang lain.

    Speaker middle

    Berfungsi sebagai nada pada frekuensi menengah yaitu nada midd, seperti contohnya suara tam pada drum. Biasanya nada ini di tugaskan kepada speaker ber ukuran 15 inch,

    Speaker High

    Pada speakeer high ini berfungsi sebagai nada paling tinggi yaitu nada tribble yang di tugaskan kepada speaker 12 inch bersama tweternya. Pada saat pemasangan speaker ini biasaya di taruh paling atas.

  • Power Amplifier,

    Aksesoris sound system ini berperan sebagai penguat akhir bagian sistem tata suara yang berfungsi sebagai penguat sinyal audio. Pada dasarnya merupakan penguat tegangan dan arus dari sinyal audio yang bertujuan untuk menggerakan pengeras suara (loud speaker)

    amplifier

  • Mikrofon,

    Aksesoris sound system ini merupakan alat atau komponen elektronika yang dapat mengubah energi akustik (gelombang suara) ke energi listrik (sinyal audio).Mikrofon merupakan keluarga transduser yang berfungsi sebagai komponen atau alat pengubah  satu bentuk energi ke bentuk energi lainnya.

    Setiap jenis Mikrofon memiliki cara yang berbeda dalam mengubah (konversi) bentuk energi. Tetapi mereka semua memiliki persamaan yaitu semua jenis mikrofon memiliki suatu bagian utama yang disebut dengan Diafragma.

mikrofon

Perangkat yang disebutkan di atas bisa diterapkan atau di rakit menjadi sound system untuk di luar ruangan atau di dalam ruangan. Sound system ini di sesuaikan dengan seberapa besar kapasitas daya yang dihasilkan. Untuk sewa peralatan audio ini bisa dilengkapi dengan cara per paket maupun secara unit per unit.

 

Jenis-Jenis AC dalam Kemajuan Teknologi

Dengan kemajuan teknologi, muncul macam jenis-jenis AC dan kegunaannya semakin beragam. Saat ini, kebutuhan AC (Air Conditioner)  merupakan keharusan untuk menunjang  kondisi nyaman dalam aktivitas.

Pendingin ruangan ini memiliki beberapa jenis dan tipe sesuai dengan fungsi dan peruntukkannya. Setiap jenis dan tipe AC berbeda baik dari segi model, ukuran body, ukuran PK sampai ke harganya.

Perlu diketahui tipe dan jenis AC agar dapat menentukan produk yang tepat untuk dibeli dan digunakan. Di bawah ini beberapa tipe AC yang ada di pasaran.

Jenis-jenis AC di pasaran :

1. AC Split Wall

Jenis AC yang paling umum digunakan di rumah, kantor maupun instansi di Indonesia. Hal ini disebabkan beberapa faktor mulai dari mudahnya perawatan dan pendukungnya.
AC ini terbagi menjadi dua bagian yaitu indoor dan outdoor. Indoor adalah bagian yang mengeluarkan hawa dingin. Sedangkan outdoor adalah bagian tempat dimana mesin berada. Outdoor ditempatkan di luar ruangan karena mengeluarkan hawa  panas dan kadangkala suaranya yang berisik.
 jenis-jenis ac split wall1
Kelebihan AC Split Wall :
  • Bisa dipasang pada ruangan yang tidak berhubungan dengan udara luar. Misalnya pada ruangan yang di tengah pada bangunan. Karena kondesor  pada outdoor bisa ditempatkan yang berhubungan dengan udara luar jauh dari ruangan yang didinginkan.
  • Suara di dalam ruangan tidak berisik.
 Kekurangan AC Split Wall:
  • Pemasangan pertama maupun pembongkaran apabila akan dipindahkan membutuhkan tenaga terlatih.
  • Pemeliharaan/perawatan membutuhkan peralatan khusus dan tenaga terlatih.
  • Harganya lebih mahal.

2. AC Window

jenis ac window

Jenis-jenis AC yang berbentuk kotak dan tidak menggunakan remote. Karena tombol kontrol sudah menyatu menjadi satu. AC ini hanya terdiri dari satu bagian yaitu unit itu sendiri dan tidak ada istilah outdoor dan indoor AC.
AC ini sudah tidak di produksi lagi karena dianggap  ketinggalan zaman. Dan karena tidak ada unit outdoor, membuat AC ini tidak praktis. Kapasitas AC ini mulai dari 0.5 PK – 2.5 PK.

3. AC Standing Floor

 

jenis-jenis ac standng floor

Jenis AC yang unit indoornya berdiri dan mudah dipindahkan. Karena praktis, AC ini sering digunakan
dalam berbagai acara seperti ulang tahun, perkawinan, dan acara lainnya.
AC ini bisa di operasi kan dengan remot kontrol. Jenis-jenis AC ini mempunyai bagian indoor dan outdoor. Kapasitas AC  mulai dari 2 PK – 5 PK.

4. AC Split Duct

Pendistribusian suhu dingin menggunakan Sistem Ducting. Ini artinya AC tersebut tidak memiliki pengatur suhu sendiri-sendiri melainkan diatur pada satu titik. Jenis AC ini biasanya digunakan di gedung-gedung yang memiliki ruangan luas.
Sistem Ducting merupakan bagian penting dalam sistem jenis AC ini.  Sistem tersebut sebagai alat hantar udara yang telah di kondisi kan dari sumber dingin atau panas ke ruang yang akan di kondisi kan.
Perkembangan desain ducting untuk AC  sangat dipengaruhi oleh tuntutan efisiensi terutama energi, material, pemakaian ruang, dan perawatan.
ac split dutc
Kelebihan  :
  • Suara di dalam ruangan tidak berisik sama sekali.
  • Estetika ruangan terjaga, karena tidak ada unit indoor.
Kekurangan:
  • Perencanaan, instalasi, operasi dan pemeliharaan membutuhkan tenaga yang betul-betul terlatih.
  • Apabila terjadi kerusakan pada waktu beroperasi, maka dampaknya dirasakan pada seluruh ruangan.
  • Pengaturan temperatur udara hanya dapat dilakukan pada sentral cooling plant.
  • Biaya investasi awal serta biaya operasi dan pemeliharaan tinggi.

5. AC Sentral

ac central

Pada jenis AC ini, udara dari ruangan/bangunan di dingin kan pada cooling plant di luar ruangan/bangunan tersebut. Kemudian udara yang telah dingin dialirkan kembali ke dalam ruangan/bangunan tersebut. Jenis AC ini biasanya dipergunakan di hotel atau supermarket.
 

6. AC Cassette

ac cassette

Jenis AC ini mempuyai indoor yang menempel di plafon. Ukuran kapasitas mulai dari 1.5 PK sampai dengan 6 PK. Cara pemasangan ini memerlukan keahlian khusus dan tenaga ekstra. Tidak semudah seperti memasang AC rumah yang bisa dipasang sendirian.
 

7. AC VRV(Variable Refrigerant Volume)

ac vrv1

 

VRV merupakan sistem kerja refrigerant yang berubah-ubah. VRV sistem adalah sebuah teknologi yang sudah dilengkapi dengan CPU dan kompresor inverter. AC ini dan sudah terbukti handal dan memiliki efisiensi energi.
VRV Sistem satu outdoor bisa digunakan untuk lebih dari dua indoor AC serta dapat mengatur jadwal dan temperatur AC yang diinginkan secara ter komputerisasi.
Jadi jenis AC VRV melampaui banyak aspek dari sistem AC lama seperti AC Sentral, AC Split atau AC Split Duct. Dari macam-macam jenis AC, teknologi ini paling canggih.

 8. AC Inverter

Merupakan jenis AC Split yang menggunakan teknologi inverter (alat / komponen untuk mengatur kecepatan motor-motor listrik). Inverter nya terdiri dari Rectifier dan Pulse-width modulator. Kedua istilah tersebut dapat di cari di google.
Dengan menggunakan Inverter, motor listrik menjadi variable speed, kecepatannya bisa diubah-ubah atau di atur sesuai dengan kebutuhan. Jadi dibandingkan AC Split biasa, tipe AC Inverter lebih hemat listrik ± 60%.
 macam-macam jenis ac
Demikian macam-macam jenis  AC dan kegunaannya. Semoga menambah wawasan tentang jenis AC. Terima kasih.

Cara Menghitung Kapasitas AC (Air Conditioner) Berdasar Besar Ruangan

Saat ini, AC (Air Conditioner) merupakan seperangkat alat elektronik yang menjadi barang kebutuhan sekunder bahkan primer. Terutama bagi masyarakat yang tinggal di daerah perkotaan dengan suasana yang panas dan sumpek.  Tapi apakah sudah tahu cara menghitung kapasitas AC berdasar besar ruangan?

Peran AC menjadi sangat penting dalam rumah tangga untuk membuat penghuninya menjadi nyaman saat tinggal di rumah tersebut. Begitu juga di ruangan perkantoran, ruangan pertemuan dan berbagai macam tempat bisnis bahkan tempat beribadah pun juga memakai AC.

ruangan ber ac

Sebelum beli AC, sebaiknya tahu cara menghitung kapasitas AC

Dipastikan terlebih dahulu ukuran ruangan yang akan dipasang AC agar disesuaikan dengan ukuran PK AC. Karena jika ukuran PK terlalu lebih besar daripada ukuran ruangan maka AC akan terasa terlalu dingin.

Sebaliknya, jika PK terlalu kecil daripada ukuran ruangan maka AC akan terasa sedikit dingin. Dan mesin akan bekerja keras untuk mendinginkan ruangan.

Maka dari itu harus tahu ukuran PK yang cocok untuk ruangan yang akan dipasang AC.  Atau dengan kata lain bagaimana cara menghitung kapasitas AC berdasar besar ruangan.

Lalu apa yang dimaksud dengan PK ?

PK adalah singkatan dari bahasa Belanda “Paardekracht” yang artinya tenaga kuda, atau bahasa Inggrisnya adalah HP (horse power).

1 PK = 735.5 watt / jam = 0.986 hp

Jika ada AC 1 PK, itu artinya adalah tenaga listrik yang digunakan kompresor AC adalah sekitar 735,5 watt (ada juga yang bilang 750 watt) dalam 1 jam.  Tapi itu belum ditambah rugi daya, kipas pendingin di luar ruangan maupun di dalam ruangan. Terkadang AC 1 PK bisa menyedot listrik sekitar 1 KWh bahkan lebih.

Lalu apa sebenarnya BTU itu?

BTU adalah singkatan dari British Thermal Unit merupakan satuan energi yang digunakan di Amerika Serikat yang biasanya di definisikan per jam, menjadi satuan BTU/hour. Satuan ini juga masih sering dijumpai di Britania Raya pada sistem pemanas dan pendingin lama. Sekarang ini satuan ini mulai digantikan dengan satuan energi dari unit SI, yaitu Joule (J).

1 BTU/hour adalah energi yang dibutuhkan untuk memanaskan atau mendinginkan air sebanyak 1 galon air (1 pound – sekitar 454 gram) agar temperaturnya naik atau turun sebesar 1 derajat fahrenheit dalam 1 jam. Hubungannya dengan AC, BTU menyatakan kemampuan mengurangi panas / mendinginkan ruangan dengan luas dan kondisi tertentu selama satu jam.

Orang awam sering menyebut kekuatan AC itu dengan PK, sebenarnya yang diperlukan adalah satuan input dan output : input nya berapa Watt dan outputnya berapa BTU/hour.

cara menghitung kapasitas ac

Kenapa harus memperhitungkan BTU dengan tepat ?

Jika BTU butuh 4000, lalu Anda menggunakan AC 1 PK, maka ruangan akan cepat dingin tapi sekaligus akan terjadi pemborosan listrik. Semakin besar PK, semakin besar kebutuhan listriknya. Demikian pula sebaliknya, jika BTU butuh 9000 tapi Anda menggunakan AC 1/2 PK, maka AC akan lama untuk mencapai suhu yang diinginkan.

Bagi yang ingin mencari AC untuk kamar ataupun kantor, berikut rumus untuk menentukan kebutuhan BTU AC Anda :

(L x W x H x I x E) / 60 = kebutuhan BTU

L    = Panjang Ruang (dalam feet)
W  = Lebar Ruang (dalam feet)
I     = Nilai 10 jika ruang berinsulasi (berada di lantai bawah, atau himpitan dengan ruang lain). Nilai 18 jika ruang tidak berinsulasi (di lantai atas).
H   = Tinggi Ruang (dalam feet)
E    = Nilai 16 jika dinding terpanjang menghadap utara; nilai 17 jika menghadap timur; Nilai 18 jika menghadap selatan; dan nilai 20 jika menghadap barat ( bila jendela menghadap barat).

1 Meter = 3,28 Feet

Contoh Perhitungan:
Ruang berukuran 5m x 5m atau (16 kaki x 16 kaki), tinggi ruangan 3m (10 kaki) berinsulasi (berhimpit dg ruangan lain), dinding panjang menghadap ke timur. Kebutuhan BTU = (16 x 16 x 10 x 10 x 17) / 60 = 7.253 BTU alias cukup dengan AC ¾ PK.

 

Jenis Kertas Kemasan Makanan dan Produk Lainnya

Kemasan kertas merupakan kemasan fleksibel pertama sebelum ditemukan plastik dan aluminium foil. Saat ini jenis kertas kemasan makanan dan produk lainnya masih banyak digunakan.

Kemasan kertas juga mampu bersaing dengan kemasan lain seperti plastik dan logam. Hal ini dikarenakan harganya yang murah, mudah diperoleh dan bisa digunakan sesuai keinginan.

Selain sebagai kemasan, kertas juga berfungsi sebagai media komunikasi dan media cetak. Kelemahan jenis kertas kemasan makanan (produk) untuk mengemas bahan pangan adalah sensitif terhadap air dan mudah dipengaruhi oleh kelembaban udara lingkungan.

Jenis kertas kemasan makanan

Sifat-sifat kertas kemasan sangat tergantung pada proses pembuatan dan perlakuan tambahan. Kemasan kertas dapat berupa kemasan fleksibel atau kemasan kaku. Berikut ini jenis kertas kemasan makanan (produk) :

Karton

jenis kertas karton

Jenis kertas ini cukup tebal, biasa digunakan untuk kerangka dalam suatu undangan hard cover, kotak cidera mata , kotak cincin, maupun kotak makanan.

Bahan ini memberi kesan kokoh dan kuat. Kertas ini tidak bisa dicetak offset. Biasanya dilapisi dengan art paper atau dupleks dan bahan lainnya agar lebih menarik. Kertas ini dibedakan berdasarkan ketebalan, biasanya disebut YB 25, 30, 40 .

Samson Kraft

jenis kertas kemasan makanan

Bahan kertas yang berasal dari proses daur ulang, memiliki warna coklat muda dan ada juga yang coklat tua. Umumnya digunakan untuk kertas bungkus, namun karena kesannya klasik bahan ini juga banyak digunakan untuk pembuatan paperbag, hangtag, karena warna dasarnya coklat, umumnya dicetak 1-2 warna saja. Gramasi yang umum digunakan 150gr, 220gr (carton)

Corrugated

Atau disebut Kotak Karton Gelombang (KKG) adalah alat kemasan berbentuk kotak yang terbuat dari satu atau beberapa lembar kertas kraft liner dan kertas medium sebagai lapisan yang bergelombang.

Adanya lapisan bergelombang inilah yang membedakan kotak karton gelombang dengan kotak karton lainnya. KKG merupakan kemasan transportasi atau kemasan distribusi yang paling umum digunakan saat ini. Kertas ini juga bisa di padu dengan kertas duplex dan bisa cetak berwarna. salah satunya bisa buat kemasan kue.

Untuk keperluan kardus ada 3 jenis :

corrugated
1. Single wall

Bahannya terdiri dari 3 bagian kertas dengan ketebalan 2 sampai 5 mm. Tipe jenis ini biasa digunakan untuk mengemas barang elektronik, mainan, makanan, minuman, lapisan pembatas dan lain-lain. Gambar di bawah ini menerangkan ketebalan kertasnya.

Flutes  2.Double Wall

Bahannya terdiri dari 5 bagian kertas dengan ketebalan mencapai 7 mm. Tipe jenis ini biasa digunakan untuk mengemas barang yang sama dengan tipe single wall, hanya saja berlapisan lebih tebal.

3.  Triple Wall

Bahannya terdiri dari 7 bagian kertas dengan ketebalan mencapai 10 mm. Karena tebalnya, jenis ini biasa dipakai untuk mengemas barang-barang berat, aktivitas pengiriman, dan ekspor dalam jumlah besar.

Dupleks

dupleks

Bahan ini gampang dibedakan dengan bahan lainnya. Jenis kertas ini memiliki satu sisi putih dan sisi yang lain (bagian belakang) berwarna abu-abu.
Kertas ini umum dipakai sebagai alas buku jenis nota, dan khususnya untuk pembuatan kotak pengemasan. Karena harganya yang relatif murah dibandingkan dengan bahan lainnya.
Biasa dicetak hanya 1 sisi, di bagian sisi yang berwarna putih. Gramasi yang umum dipakai 250gr, 310gr, 350gr, 400gr.

Ivory

ivory paper

Kertas yang aman untuk digunakan sebagai jenis kertas kemasan makanan. Jenis kertas ini memiliki 2 sisi berwarna putih dengan tekstur yang berbeda. Satu sisi bertekstur halus dan sisi satunya lagi sedikit kesat seperti HVS.

Biasanya digunakan untuk kotak atau pengemasan karena cukup tebal dan kokoh. Dan yang menjadikan kertas ini lebih banyak peminatnya adalah, kesan ”Eksklusif” nya.

Kemasan makanan di restoran sekarang pun banyak yang menggunakannya sebagai bahan dasar dus makanan. Selain aman untuk makanan, kertas ini juga mempunyai kesan lebih eksklusif. Gramasi yang umum digunakan adalah   250gr, 300gr, 350gr.

Penggunaan kertas ini sekarang banyak diminati. Apalagi dalam proses pembuatan dos makanan atau Paper Bag. Selain tebalnya, kertas ini juga ternyata salah satu jenis kertas yang Food Grade (tidak berbahaya bagi makanan yang di konsumsi). Jadi kertas ini sangat sesuai dipakai untuk restauran-restauran yang ingin menjual makanan untuk dibawa pulang oleh konsumen.

Kertas standar untuk pencetakan dengan mesin offset dan print digital dengan permukaan bagian depan dan belakang semi kilap (shiny) dan halus. Kertas Artpaper ini sangat cocok untuk segala jenis cetakan Full Color /separasi warna. Untuk menambah kesan elegan pada cetakan dapat di tambahkan dengan Laminating Doff, Laminating Glossy dan Cetak UV (Ultra Vernish).

Art paper

jenis kertas kemasan makanan

Kertas yang permukaannya dilapisi (coated), permukaannya lebih rata dan jika dicetak menimbulkan efek glossy. Biasanya kertas ini digunakan untuk mencetak brosur, majalah, katalog, kotak atau kemasan karena dua bagian mengkilap. Dan yang menjadikan kertas ini lebih banyak peminatnya adalah kesan ”Eksklusif” nya. Kemasan makanan di kios makanan maupun restoran sekarang pun ada yang menggunakan untuk produk tertentu. Gramasi yang umum digunakan adalah 100gr, 120gr, 150gr.

 

AC Hemat Listrik : Penggunaan dan 8 Tips

Dengan cuaca di Indonesia yang tropis dan cenderung selalu panas, memiliki AC ( Air Conditioner ) merupakan alternatif agar suhu ruangan tetap sejuk. Sayangnya banyak sekali orang yang mengeluhkan biaya listrik melambung tinggi ketika adanya penggunaan AC. Hal ini dikarenakan perangkat pendingin ini memang memerlukan arus besar. Faktor ini yang jarang dipastikan agar AC hemat listrik sesuai dengan kebutuhan.

 

Rumus Penggunaan Listrik

Sebenarnya bisa memperkirakan biaya listrik perbulan dari penggunaan AC hemat listrik dirumah dengan memahami rumus dari tagihan listrik seperti yang akan dijabarkan dibawah ini.

Rumus: Biaya bulanan = pemakaian kwh x TDL

Penggunaan kwh (kilowatt hour) = konsumsi listrik (kilowatt) x lama penggunaan (jam atau hour)

Keterangan :

TDL = Tarif Dasar listrik

PLN 1300-2200 :  Rp 1.467,28 / kWh

PLN 3500-5500 :  Rp 1.467,28 / kWh

Contoh kasus dari rumus diatas misalnya seperti ini Pak Habib membeli 1 set AC Sanken 1/2 PK dengan daya 390w untuk ruang tidur yang akan dinyalakan setiap hari dengan durasi pemakaian 12 jam/hari. Daya PLN di rumah 2200VA, Tagihan listrik bulanan untuk penggunaan AC nya maksimal.

Keterangan = 0.39 kilowatt x 12 jam/hari x 30 hari x Rp.1.467,28,-/kwh

Biaya yang harus dibayar perbulan = Rp.206.006,-/bulan

 

Tips penggunaan agar AC hemat listrik

Jadi setelah mengetahui cara untuk menghitung tagihan listrik, saatnya dapat mengikuti beberapa langkah yang sederhana agar penggunaan AC hemat listrik.

ac hemat listrik

1. Penempatan AC

Jika AC ditempatkan di ruangan indoor seperti kamar maka  dipastikan AC berada di posisi jauh dari pintu. Hal ini dilakukan agar udara yang keluar dari AC tidak mudah keluar ke ruangan lain.

 

2.Apabila akan membeli sebuah sistem AC sentral

Pastikan nomor SEER (seasonal energy efficiency ratio) adalah 13 atau lebih tinggi (14 untuk cuaca yang lebih panas). Sebuah sistem AC yang kurang efisien akan membebani biaya lebih untuk menjalankannya. Carilah EER (energy efficiency ratio) dengan nilai 11 atau lebih tinggi untuk AC kamar. Sebuah unit AC yang mempunyai efisiensi tinggi harganya lebih mahal, tetapi jika anda tinggal di iklim yang panas, maka untuk jangka panjang menjadikan AC hemat listrik. Keterangan istilah SEER dan EER bisa di cari di google.

 

3. Set temperatur thermostat ke posisi auto

Sehingga temperatur penggunaan AC akan menyesuaikan dengan keadaan ruangan. Jangan mengatur suhu ruangan menjadi 16 derajat C.  AC cukup di suhu 23-25 derajat C yang merupakan suhu ideal. Set temperatur ke 25 derajat, dan set temperatur ke 29 derajat atau matikan pada saat anda tidak berada diruangan.

Atau dengan setting suhu 25 derajatC pada remote, suhu kamar tidur menjadi nyaman dan didapatkan durasi istirahat kompresor AC sebesar 10% dari jam kerjanya, maka tagihan listrik AC nya cara hitungnya seperti berikut : Rp.2o6.006,-/bulan – 10% = Rp.185.406,-/bulan. Maka AC hemat listrik 10%

 

4. Memastikan AC selalu di service

Memastikan AC selalu di service / cuci 3 bulan sekali. Komponen seperti filter, evaportor dan kipas AC harus selalu dalam kondisi bersih tanpa ada debu atau kotoran yang menumpuk. Pada kondisi kotor  kecepatan AC akan menurun sehingga mesin akan berusaha maksimum untuk mencapai titik dingin dan berakibat listrik akan menjadi boros. Maka langkah iini harus selalu berkesinambungan dilakukan agar AC hemat listrik

5. Ruangan AC harus tertutup

Jangan terlalu sering buka tutup pintu ruangan yang ber-AC, saat mesin AC bekerja maka kalian harus memastikan bahwa ruangan tertutup, karena kompresor mesin akan terus bekerja untuk menurunkan suhu sampai sama dengan suhu yang kalian telah setting di remote.

 

6. Ukuran PK AC harus seusai

Pastikan ukuran ruangan kalian sesuai dengan PK yang dibutuhkan, rumus hitung penyesuian ruangan adalah Luas Ruangan Dalam m2 x 500 / Lebar x Panjang x 500. Gampangnya 1/2PK = 5000 Btu/h (ukuran ruangan 10m2), 3/4PK = 7000 Btu/h (ukuran ruangan 14m2), 1PK = 9000 Btu/h (ukuran ruangan 18m2), 1 1/2PK = 12000 Btu/h (ukuran ruangan 24m2), 2PK = 18000 Btu/h (ukuran ruangan 36m2).

 

7. Penempatan condesor AC yang tepat

Pastikan condensor/outdoor AC terletak di tempat teduh dan berada di ruangan terbuka untuk membuang udara panas dari outdoor. Jangan kerumuni outdoor anda dengan barang-barang atau semak-semak.

 

8. Faktor yg meringkankan kerja AC

Setiap panas yang dihasilkan didalam rumah anda akan dihilangkan dengan sistem pendinginan AC anda, jadi hindari hal-hal yang dapat menghasilkan panas didalam rumah anda apabila memungkinkan.

Tanamlah pohon-pohonan peneduh di sekitar rumah anda untuk mengurangi panas sinar matahari. Hal tersebut dapat mengurangi biaya pendinginan hingga 30%.

 

Demikian beberapa tips agar AC hemat listrik. Semoga bermanfaat dan jangan lupa selalu bijak dalam penggunaan energi.

Perawatan AC Rumah yang Tepat dan Berguna

Penggunaan AC (Air Conditioner) sudah menjadi kebutuhan di banyak rumah. Terkadang satu rumah, terdapat beberapa unit AC. Kehadiran AC sungguh membantu sekali untuk mengusir rasa panas atau gerah yang melekat. Walaupun kipas angin juga bisa mengurangi rasa panas akan tetapi kipas angin tidak mempunyai fitur pendinginan seperti yang dimiliki oleh AC. Agar menjaga kinerja nya, perlu dilakukan perawatan AC rumah oleh pemilik.

Namun yang tidak kalah penting adalah cara pemakaian AC yang baik dan benar agar AC tetap menjadi pengatur suhu ruangan yang optimal. Tapi sayangnya tidak sedikit dari banyak pengguna AC tidak mengetahui hal ini padahal itu merupakan faktor penting perawatan AC rumah yang mendasar. Jika tidak mengetahui cara perawatan AC maka bisa googling.

Perawatan AC Rumah

Perawatan AC rumah yang dilakukan dengan tepat akan memberikan keuntungan , yaitu mencegah kerusakan dini, supaya tetap bekerja dengan sempurna, tagihan listrik normal (apabila AC kotor akan memakan daya listrik yang banyak dan kerja kompresor jadi berat), dan supaya AC tidak bocor air. Beberapa hal yang dilakukan untuk perawatan AC rumah yang tepat adalah sebagai berikut:
perawatan AC rumah

1. Desain ruangan yang baik untuk AC

Ruangan harus diusahakan tertutup karena ventilasi udara maupun jendela yang terdapat di ruangan akan mempengaruhi kinerja AC. Penempatan mesin AC indoor dengan mesin outdoor yang terlalu jauh juga berpengaruh.

2. Tempatkan mesin outdoor AC pada tempat yang tepat

Sebaiknya mesin outdoor AC ditaruh di tempat yang tidak terkena terik matahari secara langsung, debu maupun air hujan.

3. Jangan memasang AC kapasitas kecil di ruangan penuh kaca

Jika suatu ruangan didominasi oleh kaca, akan lebih baik mengganti pemasangan AC dengan ventilasi udara. Karena ibarat rumah kaca yang akan memerangkap panas di dalam ruangan, akan sulit bagi AC untuk berfungsi optimal di ruangan kaca tersebut. Namun jika memang ingin menggunakan AC, lebih baik memilih AC berkapasitas PK-nya cukup besar agar kinerja kompresor AC tidak terlalu berat saat udara sangat panas.

 

4. Sesuaikan kapasitas PK AC dengan luas ruangan

Penempatan AC dengan PK kecil di ruangan yang besar, akan membuat kinerja AC tidak optimal dan malah terasa tidak dingin. Akhirnya membuat kita menyetel suhu AC serendah mungkin agar terasa dingin. Ini langkah yag salah untuk perawataan AC rumah.

Seharusnya semakin luas ruangan dimana AC ditempatkan, berarti akan semakin luas pula luas yang perlu didinginkan. Untuk kamar kecil, biasanya dipilih AC dengan kapasitas 1/2 PK atau 3/4 PK. Untuk ruangan keluarga biasanya dibutuhkan AC 1 PK.

Kira-kira hitungannya 1/2PK = 5000 Btu/h (ukuran ruangan 10m2), 3/4PK = 7000 Btu/h (ukuran ruangan 14m2), 1PK = 9000 Btu/h (ukuran ruangan 18m2), 1 1/2PK = 12000 Btu/h (ukuran ruangan 24m2), 2PK = 18000 Btu/h (ukuran ruangan 36m2).

5. Usahakan ruangan tertutup dengan rapat jika menyalakan AC.

Karena begitu ada pintu yang terbuka, udara dingin akan langsung keluar ruangan, membuat AC kembali berusaha menurunkan suhu di dalam ruangan. Apabila pintu terus terbuka, maka ukuran ruangan yang didinginkan menjadi lebih besar dari seharusnya. Ini berimbas dengan kerja kompresor yang akan terus bekerja menjaga suhu ruangan agar sama dengan suhu remote. Langkah perawatan AC rumah tersebut yang kadang dilupakan dalam keseharian.

6. Gunakan fitur timer ketika menyalakan AC sesuai dengan kebutuhan

AC sebaiknya dinyalakan paling lama 7  jam dan setelah itu istirahat mendinginkan mesin. Maka dari itu, selama menggunakan AC gunakanlah fitur timer agar mesin AC bisa terjaga dengan baik. Ini merupakan perawatan AC rumah yang mendasar.

7.Sebaiknya Jangan terlalu sering mengatur suhu AC  dibawah 22 derajat celcius.

Hal ini akan membuat mesin AC bekerja ekstra secara terus menerus dan menjadikannya boros energi. Komponen-komponen AC akan dipaksa bekerja keras setiap saat yang pada akhirnya akan membuatnya lebih cepat rusak.
Perlu dipahami bahwa fungsi utama AC adalah pengatur suhu ruangan. Suhu ruangan yang ideal dan nyaman sebenarnya berkisar di suhu 25 derajat. Karenanya tidak perlu menyetel AC ke suhu yang terlalu dingin, apalagi disetel sampai ke suhu 16-17 derajat. Ini juga merupakan perawatan AC rumah yang mendasar.

8. Jangan lupa matikan AC ketika tidak diperlukan

Bila bepergian atau ruangan tidak digunakan, jangan lupa untuk mematikan AC. Meski pengoperasiannya cukup mudah, karena sudah disediakan remote control, tapi hal ini malah yang seringkali terabaikan dalam perawatan AC rumah.
Bila udara tidak terlalu panas, usahakan untuk mematikan sekitar satu atau dua jam dalam sehari. Bila perlu gunakan reminder atau timer yang terdapat dalam fasilitas AC. Ketika AC sudah dimatikan, buka lebar-lebar jendela dan pintu agar terjadi sirkulasi udara dengan baik.

9. Kalau AC baru dimatikan entah karena listrik jebret atau tidak sengaja kepencet tombol off-nya, JANGAN langsung dinyalakan kembali.

Biarkan oli kompressor dan gas freon kembali ke kompressor dulu dan beristirahat selama minimal 1 menit. Niscaya umur kompressor anda akan lebih panjang. Cara menggunakan AC yang benar ini adalah salah satu cara paling efektif dalam memperpanjang umur kompressor AC .

10. Lakukan perawatan berkala setiap 3-6 bulan sekali

Agar lebih aman, perawatan AC rumah dengan memanggil teknisi pembersih AC yang dipercaya, minimal enam bulan sekali. Perawatan ini tak hanya demi kesehatan keluarga, tapi juga untuk memastikan AC menjadi lebih panjang umur dan hemat biaya bulanan listrik.

AC yang sudah kotor kerjanya tidak optimal. Jika sudah sangat kotor, seringkali kita harus menyetel suhu sampai dibawah 22 derajat agar terasa dingin.

AC yang kotor akibat jarang dibersihkan akan dapat menyimpan berbagai virus dan bakteri yang secara terus menerus menyebar ke seluruh ruangan dan masuk ke indera penciuman orang di ruangan itu. Akibatnya, orang-orang yang berada di ruangan bisa menjadi sakit. Jadi Perawatan AC rumah sangat dibutuhkan

Hal di atas adalah beberapa tips perawatan  AC rumah agar memperpanjang umur dan kinerja AC tetap optimal. Semoga bermanfaat dan jangan lupa hemat energi.