Service AC Jogja – Tak mau kenyamanan ruangan Anda terganggu dengan udara yang terkontaminasi kuman bakteri dan partikel berbahaya lainnya? Lakukanlah service AC.

Service AC selain berguna untuk mengurangi efek buruk bagi tubuh manusia juga bertujuan untuk menjaga kondisi AC agar tetap prima dan bisa tahan lebih lama. Anda perlu melakukan perawatan rutin paling tidak 3 bulan sekali untuk menghindari terjadinya kerusakan AC ( Penyejuk Udara ).

Dengan begitu pula Anda dapat melakukan pengecekan setiap komponen agar dapat bekerja sebagaimana mestinya. Namun perawatan ini lebih baik dilakukan oleh tenaga profesional yang mengerti seluk beluk komponen dari AC itu sendiri.

Service AC Jogja

 

 

Service AC Jogja

Guna memastikan keamanan dan kenyamanan pelayanan, Anda harus memilih tempat terpercaya yang menyediakan jasa perawatan pendingin ruangan Anda. Salah satu caranya yang sangat efektif adalah dengan menggunakan jasa Service AC Jogja Baraka (sejasajogja.com) yang sudah berpengalaman di bidang Service AC Jogja.

Mengingat pentingnya service bagi performa setiap komponen AC itu sendiri, maka mencari pemberi layanan jasa yang terpercaya bertujuan untuk mendapatkan pelayanan terbaik dari teknisi handal.

Kami Lampirkan Daftar Harga Service AC Jogja Kami Sebgai Berikut :

No.  Nama Layanan Harga
1 Cuci AC Split Indoor & Outdoor ( Servis Rutin ) Rp. 60.000/unit
2 Pasang AC Split ½ PK ( Standar Perumahan ) Rp. 200.000/unit
3 Pasang AC Split ¾ PK ( Standar Perumahan ) Rp. 200.000/unit
4 Pasang AC Split 1 PK ( Standar Perumahan ) Rp. 200.000/unit
5 Pasang AC Split 1,5 PK ( Standar Perumahan ) Rp. 250.000/unit
6 Pasang AC Split 2 PK ( Standar Perumahan ) Rp. 300.000/unit
7 Bongkar AC Split ½ PK ( Standar Perumahan ) Rp. 125.000/unit
8 Bongkar AC Split ¾ PK ( Standar Perumahan ) Rp. 135.000/unit
9 Bongkar AC Split 1 PK ( Standar Perumahan ) Rp. 150.000/unit
10 Bongkar AC Split 1,5 PK ( Standar Perumahan ) Rp. 165.000/unit
11 Bongkar AC Split 2 PK ( Standar Perumahan ) Rp. 175.000/unit
12 Bongkar – Pasang AC ½ PK ( Pindah AC dalam satu lokasi, belum termasuk harga bahan material dan sparepart ) Rp. 250.000/unit
13 Bongkar – Pasang AC ¾ PK ( Pindah AC dalam satu lokasi, belum termasuk harga bahan material dan sparepart ) Rp. 275.000/unit
14 Bongkar – Pasang AC 1 PK ( Pindah AC dalam satu lokasi, belum termasuk harga bahan material dan sparepart ) Rp. 300.000/unit
15 Bongkar – Pasang AC 1,5 PK ( Pindah AC dalam satu lokasi, belum termasuk harga bahan material dan sparepart ) Rp. 325.000/unit
16 Bongkar – Pasang AC 2 PK ( Pindah AC dalam satu lokasi, belum termasuk harga bahan material dan sparepart ) Rp. 350.000/unit
17 Tambah Gas Freon R-22 ( AC ½ PK ) Rp. 3.500/psi
18 Tambah Gas Freon R-22 ( AC ¾ PK ) Rp. 3.750/psi
19 Tambah Gas Freon R-22 ( AC 1 PK ) Rp. 4.000/psi
20 Tambah Gas Freon R-22 ( AC 1,5 PK ) Rp. 4.500/psi
21 Tambah Gas Freon R-22 ( AC 2 PK ) Rp. 5.000/psi
22 Tambah Gas Freon R-410a ( AC ½ PK ) Rp. 3.500/psi
23 Tambah Gas Freon R-410a ( AC ¾ PK ) Rp. 3.750/psi
24 Tambah Gas Freon R-410a ( AC 1 PK ) Rp. 4.000/psi
25 Tambah Gas Freon R-410a ( AC 1,5 PK ) Rp. 4.500/psi
26 Tambah Gas Freon R-410a ( AC 2 PK ) Rp. 5.000/psi
27 Tambah Gas Freon R-32 ( AC ½ PK ) Rp. 3.500/psi
28 Tambah Gas Freon R-32 ( AC ¾ PK ) Rp. 3.750/psi
29 Tambah Gas Freon R-32 ( AC 1 PK ) Rp. 4.000/psi
30 Tambah Gas Freon R-32 ( AC 1,5 PK ) Rp. 4.500/psi
31 Tambah Gas Freon R-32 ( AC 2 PK ) Rp. 5.000/psi
32 Isi Gas Freon R-22 Full dari kosong ( AC ½ PK ) Rp. 275.000/unit
33 Isi Gas Freon R-22 Full dari kosong ( AC ¾ PK ) Rp. 300.000/unit
34 Isi Gas Freon R-22 Full dari kosong ( AC 1 PK ) Rp. 325.000/unit
35 Isi Gas Freon R-22 Full dari kosong ( AC 1,5 PK ) Rp. 350.000/unit
36 Isi Gas Freon R-22 Full dari kosong ( AC 2 PK ) Rp. 375.000/unit
37 Isi Gas Freon R-410a Full dari kosong ( AC ½ PK ) Rp. 325.000/unit
38 Isi Gas Freon R-410a Full dari kosong ( AC ¾ PK ) Rp. 350.000/unit
39 Isi Gas Freon R-410a Full dari kosong ( AC 1 PK ) Rp. 375.000/unit
40 Isi Gas Freon R-410a Full dari kosong ( AC 1,5 PK ) Rp. 400.000/unit
41 Isi Gas Freon R-410a Full dari kosong ( AC 2 PK ) Rp. 425.000/unit
42 Isi Gas Freon R-32 Full dari kosong ( AC ½ PK ) Rp. 350.000/unit
43 Isi Gas Freon R-32 Full dari kosong ( AC ¾ PK ) Rp. 375.000/unit
44 Isi Gas Freon R-32 Full dari kosong ( AC 1 PK ) Rp. 400.000/unit
45 Isi Gas Freon R-32 Full dari kosong ( AC 1,5 PK ) Rp. 450.000/unit
46 Isi Gas Freon R-32 Full dari kosong ( AC 2 PK ) Rp. 500.000/unit
47 Cek Masalah/Kerusakan Pada AC Rp. 35.000/unit
48 Las Pipa AC Rp. 25.000/Titik

Mengapa AC Harus Diservice

Beberapa pemilik mesin pendingin AC masih belum tahu mengapa alat elektronik seperti AC memerlukan perawatan agar kinerjanya tetap berjalan secara maksimal dan stabil dalam menghasilkan udara yang dingin.

AC seperti halnya mesin kendaraan bermotor atau bergerak juga membutuhkan perawatan berkala. Perawatan berkala bukanlah tanpa alasan, selain membuat AC tetap dingin, AC juga jadi lebih awet dan tahan lama. Pasti sebagian dari anda berfikir mengapa harus menyervis AC padahal AC nya masih bekerja secara optimal? Mari kita ulas alasannya dibawah ini.

1. Karena AC Rentan Kotor

Dengan pemakaian yang bisa dibilang hampir setiap hari dinyalakan, maka lama kelamaan AC pun akan kotor karena debu dan kotoran kecil lainnya yang menempel pada AC.

Hal tersebut akan membuat kinerja mesin kompresor menjadi lebih berat. Sehingga pada akhirnya ampere(kekuatan) dari kompresor akan naik dan melebihi batas maksimal.

Hal tersebut akan berimbas pada kinerja AC yang kadang mati kadang hidup. Selain itu, AC akan menjadi tidak dingin. Jika hal seperti ini dibiarkan, maka umur AC juga tidak akan bertahan lama. Sehingga, AC kotor bisa menjadi salah satu alasan mengapa AC harus dibersihkan atau di service.

2. Karena AC Adalah Alat Elektronik yang Membutuhkan Perawatan

Sama seperti motor atau mobil, Kedua kendaraan tersebut juga memerlukan service perawatan secara berkala jika sudah mencapai angka Kilometer ( Km ) perjalanan yang sudah ditentukan.

Walaupun kedua kendaraan itu masih nyaman untuk digunakan, tentu anda tetap harus melakukan perawatan, bukan ? Seperti misalnya mengganti oli, mengganti rantai, membersihkan busi dan lain lainnya.

Demikian juga sama dengan AC, karena AC merupakan salah satu alat elektronik yang perlu dirawat. Alasannya tidak lain agar AC lebih terawat, sehingga pada saat mendinginkan suatu ruangan bisa tercapai secara sempurna.

3. Prinsip Kerja AC Dalam Mensirkulasi Udara Memungkinkan AC Banyak Debu

Secara teknik, cara kerja AC adalah untuk mensirkulasi ruangan. Udara panas yang ada didalam ruangan tersebut akan dihisap oleh salah satu komponen AC. Bersamaan dengan hal itu, maka akan ada banyak debu dan partikel kecil yang mungkin saja akan ikut terhisap.

Dalam jangka waktu lama, debu kotor tersebut akan menempel didalam komponen mesin AC,di bagian filter dan juga evaporator. Jika hal tersebut didiamkan, maka kinerja AC juga akan terpengaruh.

4. Untuk Menghindari Berbagai Kerusakan AC, Sehingga AC Bisa Berumur Panjang

Jika anda rutin menservice AC secara berkala, minimal dalam 2 hingga 3 bulan sekali, akan menjadikan AC anda lebih awet dan lebih tahan lama.AC yag berkerja dengan kondisi bersih, akan membuat kerja mesin menjadi lebih ringan dan optimal. Selain itu, juga untuk berjaga-jaga bila ada kerusakan AC lebih awal.

 

Anda bisa melakukan service rutin untuk AC anda dengan memanfaatkan Jasa Service AC Jogja kami tentunya.

 

Apa Itu Ac?

AC (Air Conditioner) merupakan sebuah mesin dibuat dengan tujuan untuk menyeimbangkan suhu udara dalam suatu ruangan. AC (Air Conditioner) banyak di pergunakan di rumah-rumah maupun diperkantoran.

Mengenai sejarah Pendingin Udara ( AC ), sejak abad pertengahan baik orang romawi maupun persia sudah menggunakan teknik pendinginan ruangan.

Adapun caranya yaitu dengan menampung air yang mengalir ke dalam dinding sehingga dapat mendinginkan ruangan namun hal ini membutuhkan biaya yang cukup besar untuk membangunnya.

Selain itu juga, model bangunan akan menjadi tidak biasa sehingga ketika itu hanya bangsawan atau raja yang dapat membangunnya.

 

Sejarah Penemuan AC ( Air Conditioner )

John Gorrie diketahui adalah seorang dokter dan juga sesosok ilmuwan. Berawal dari banyaknya pasien John Gorrie yang terkena malaria disertai dengan gejala demam tinggi. Suhu ruangan yang panas membuat pasiennya semakin tidak nyaman.

Di tahun 1845, John Gorrie berhenti menjalankan praktik medis dan kemudian mulai berkonsentrasi dalam proyek perancangan alat pendingin ruangan. Dalam waktu enam tahun, ia terus berusaha memikirkan dan membuat mesin pendingin.

Di tahun 1851, John Gorrie kemudian berhasil merancang mesin pembuat es pertama yang setelah itu menjadi cikal bakal dari AC atau Air Condtioner.

Mesin hasil John Gorrie tersebut dipatenkan memakai nomor paten 8080. Selanjutnya ia kemudian mencoba membuat massal mesin penemuannya. Namun karena kondisinya yang miskin, ia kemudian mencoba mengumpulkan uang.

Namun karena banyaknya kritik terhadap dirinya selain itu kondisi keuangan yang buruk dan kesehatan yang terus menurun, John Gorrie akhirnya meninggal dunia di tahun 1855 di tempat pengasingannya sehingga mesin temuannya gagal untuk dikembangkan.

Mesin penemuannya kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh Willis Carrier yang detelah itu ia dikenal sebagai penemu AC (Air Conditioner) modern di tahun 1902.

 

Cara Kerja AC

Pendingin Udara ( AC ) bekerja mendinginkan udara di dalam ruangan dengan memanfaatkan ilmu fisika sederhana. Konversi cairan menjadi udara secara alami akan menyebabkan terjadinya penyerapan panas, keadaan ini disebut dengan fase konversi.

AC memanfaatkan suatu senyawa kimia sehingga menciptakan lingkungan tertutup, dimana di dalamnya terjadi penguapan dan kondensasi secara berulang – ulang. Campuran (senyawa) inilah yang disebut dengan refrigerants (Freon), yang mana terdiri dari klorofluorkarbon (CFC), hidroklorofluorkarbon (HCFC), ataupun perfluorokarbon (FC).

Senyawa-senyawa refrigerants ini mampu menciptakan fase konversi. Selain itu AC memiliki kipas yang mampu mengalirkan udara panas sehingga berjalan melalui kumparan berisi refrigerants tersebut.

Udara panas dialirkan oleh kipas sehingga berjalan melalui kumparan evaporator yang berisi refrigerants. Senyawa refrigerants tersebut kemudian melakukan tugasnya dengan menyerap panas sebanyak-banyaknya sembari berubah wujud dari cairan menjadi gas.

Agar refrigerants ini mampu melakukan tugasnya kembali, AC harus mampu mengembalikan wujudnya dari gas kembali menjadi cairan. Hal ini dilakukan dengan cara menekan gas (kompresi) dengan tekanan yang sangat tinggi.

Tekanan yang tinggi ini kemudian akan menyebabkan timbulnya suhu panas yang kemudian oleh kipas kedua dan kumparan kondensor dialirkan keluar ruangan. Siklus ini kemudian secara berulang-ulang terjadi selama AC bekerja. Kedua prinsip inilah yang mendasari cara kerja AC secara sederhana.

 

Jenis – Jenis AC

  1. AC Split Wall

AC Split Wall adalah jenis AC yang paling banyak digunakan di rumah-rumah, kantor , maupun instansi-instansi di Indonesia. Hal ini dikarenakan beberapa faktor seperti, mudah dalam perawatan dan support.

AC ini dibagi menjadi dua bagian yaitu Indoor dan Outdoor. Indoor adalah  bagian yang mengeluarkan hawa dingin sementara Outdoor adalah bagian tempat untuk mesin berada. Bagian AC Outdoor ditempatkan diluar ruangan karena mengeluarkan hawa yang panas dan kadangkala suaranya yang berisik.

  1. AC Window

AC Window adalah AC yang berbentuk kotak dan waktu pengoperasiannya tidak memakai remote. Karena tombol kontrol sudah terintegrasi dengan AC ini. AC ini hanya terdapat dari satu bagian yaitu unit itu sendiri dan tidak ada istilah outdoor dan indoor AC.

  1. AC Sentral

Pada AC jenis ini, udara dari ruangan/bangunan didinginkan pada cooling plant diluar ruangan/bangunan tersebut kemudian udara yang telah dingin dialirkan kembali kedalam ruangan/bangunan tersebut. Pendingin Udara jenis ini kebanyakan dipergunakan di hotel atau mall.

  1. AC Standing Floor

AC Standing Floor adalah AC yang unit Indoonya berdiri dan mudah dibawa. Karena kesimplelanya ini, AC ini sering dipakai dalam acara-acara seperti acara ulang tahun, perkawinan, hajatan dan acara lainnya.

  1. AC Cassette

Jenis AC Cassette ini, indoornya menempel di plafon, jenis AC Cassette dengan bermacam-macam  size mulai dari 1.5 PK sampai dengan 6 PK. Cara pemasangan ac ini memerlukan keahlian khusus dan tenaga extra, tidak seperti memasang ac rumah atau ac split, yang bisa dipasang sendirian.

  1. AC Split Duct

AC Split Duct adalah AC yang pendistribusian hawa dinginnya memakai Sistem Ducting. Ini artinya, AC Split Duct tidak memiliki pengatur suhu sendiri-sendiri tetapi  dikontrol pada satu titik!. Tipe AC ini seringnya dipakai di Mall atau gedung-gedung yang mempunyai ruangan luas.

  1. AC Inverter

AC Inverter merupakan jenis AC Split  yang memakai  teknologi inverter. Inverter yang berada di dalam unit AC merupakan alat / komponen untuk mengatur kecepatan motor-motor listrik.

Disini  Inverternya terdiri dari Rectivier dan Pulse-width modulator. Dengan menggunakan Inverter, motor listrik menjadi variable speed, kecepatannya bisa diubah-ubah atau disetting sesuai dengan kebutuhan. Jadi bisa banding AC Split biasa, type AC Inverter lebih hemat listrik ± 60%.

  1. AC VRV

VRV = Variable Refrigerant Volume adalah sistem kerja refrigerant yang berganti-ganti. VRV system adalah sebuah teknologi Air Conditioner yang sudah memakai dengan CPU dan kompresor inverter.

Serta sudah terbukti menjadi teknologi AC yang handal dan efisien energi, melebihii banyak aspek dari sistem AC lama seperti AC Sentral, AC Split, atau AC Split Duct.

Jadi dengan VRV System, satu outdoor bisa dipakai untuk lebih dari 2 indoor AC serta dapat mengatur jadwal dan temperatur AC yang diinginkan secara terkomputerisasi.

 

Anda bisa melakukan pemasangan AC untuk ruangan anda dengan memanfaatkan Jasa Service AC Jogja kami tentunya.

Jenis Jenis Freon AC

1. Freon R22

Jenis freon yang satu ini memiliki potensi pemanasan perusakan ozon senilai 0.05 jika dibandingkan dengan jenis freon lainnya yang hanya bernilai 0. Namun, freon jenis ini tidak mudah terbakar.

Akan tetapi, di Indonesia, peraturan pemerintah melalui Departemen Perindustrian dan Perdagangan nomor (41/M-IND/PER/5/2014), (40/M-DAG/PER/7/2014) dan (55/M-DAG/PER/9/2014) menyatakan bahwa sejak tahun 2015 lalu, freon dengan jenis R22 ini dihapus dan tidak diizinkan untuk digunakan lagi.

Oleh sebab itu, semua pabrik AC di Indonesia dilarang membuat, mengimpor atau bahkan menjual produk AC yang masih memakai jenis freon R22 ini.

2. Freon R410A

Jenis freon AC ini biasanya dipakai di tipe AC Inverter. Berbeda dengan jenis freon R22, freon jenis ini tidak mempunyai potensi perusakan ozon. Sedangkan untuk potensi pemanasan global, freon jenis ini mempunyai nilai yang cukup tinggi dibandingkan dengan jenis R22. Mirip dengan jenis R22, jenis freon R410A ini juga tidak gampang terbakar.

3. Freon R32

Jenis freon ini ditemukan oleh Daikin Jepang pada tahun 2012, dan mulai dipakai di line up AC mulai tahun 2013. Jenis freon yang satu ini lebih ramah lingkungan jika dibandingkan dengan freon jenis R410A

Serta mempunyai potensi pemanasan global yang jauh lebih rendah dibandingkan dengan jenis R22 dan R410A. Walau mempunyai potensi yang mudah terbakar, freon jenis ini masih aman untuk dipakai untuk AC rumah tangga.

4. Freon R290

Jenis freon yang satu ini mempunyai potensi pemanasan global yang paling rendah jika dibandingkan dengan jenis freon lainnya. Tapi karena jumlah index dinginnya yang cukup rendah dan tingkat mudah terbakarnya yang cukup tinggi, banyak perusahaan AC yang memilih untuk tidak memakai freon AC jenis ini.

 

Anda bisa melakukan pengisian Freon untuk AC anda dengan memanfaatkan Jasa Service AC Jogja kami tentunya.

 

Cara Merawat Ac

AC (air conditioner) atau pendingin ruang kini menjadi kebutuhan utama dalam sebuah rumah, apalagi di daerah tropis seperti Indonesia. Bukan tidak mungkin dalam satu rumah sebuah AC dihidupkan sepanjang hari demi menambah kesejukan ruangan.

Namun seperti barang pada umumnya, semakin banyak digunakan nilai barangnya pun akan menurun dan berakhir rusak.

Umumnya, mulai mengalami kendala setelah jangka waktu pemakaian 2-4 tahun. Sebenarnya, jika Anda mampu merawat dan menggunakannya dengan benar, sebuah AC dapat awet hingga 10 tahun lebih.

1. Gunakan Timer

Gunakan fitur timer saat menghidupkan AC sehingga akan mati secara otomatis tepat pada waktunya.Atur waktu sesuai dengan waktu yang diinginkan.

Sebaiknya AC dihidupkan maksimal selama 5 jam dalam satu kali pemakaian.Selanjutnya itu biarkan mesin dingin kembali. Fitur timer juga menjaga mesin AC tidak cepat rusak.

Sebaiknya jangan sering mengatur suhu AC di bawah 22 derajat celcius. Ini akan membuat mesin AC cepat panas. Selain itu, suhu 22 derajat adalah suhu ruangan yang sama dengan iklim Indonesia.

2. Bersihkan Filter AC

Bersihkan dan cuci filter AC dengan rutin minimal 1-2 bulan sekali. Jika sudah terlalu kotor Anda dapat mengganti dengan filter baru.

Debu yang menumpuk pada filter akan menghalangi aliran udara yang dapat menyebabkan fungsi AC terganggu. Akibatnya AC akan cepat rusak.

3. Bersihkan Kumparan AC

Selain filter, kumparan AC juga perlu diperhatikan kebersihannya sebab debu juga kerap menumpuk pada bagian ini. Debu yang menumpuk pada kumparan dapat mengurangi kemampuannya untuk menyerap panas. Ini dapat menyebabkan AC kelebihan beban dan menimbulkan korslet. Periksa kumparan secara rutin setiap tahun dan bersihkan.

4. Periksa Thermostat

Periksa selalu thermostat (pengatur suhu) untuk memastikan AC bekerja dengan baik dan menjaga temperatur ruang tetap stabil. Atur thermostat dengan temperatur yang lebih tinggi ketika rumah sedang tidak banyak orang/kegiatan. Atau, jika benar-benar tak ada orang di rumah, sebaiknya matikan AC.

5. Cek Kipas

Periksa kipas yang terpasang di atas unit kondensator bagian luar. Pastikan kipas masih berada dalam kondisi yang bagus. Ganti pisau kipas jika terdapat retak atau pecahan.

6. Servis Secara Berkala

Lakukan servis secara berkala. Anda bisa menggunakan jasa layanan perbaikan AC untuk memeriksa kelayakan. Umumnya produsen AC menyediakan layanan servis untuk membantu memperbaiki kerusakan-kerusakan kecil, dan mencegah kerusakan besar pada AC. Merawat AC secara teratur tidak hanya menghemat uang, tapi juga membuat rumah tetap nyaman. Untuk area Jogja, anda bisa memanfaatkan Jasa Service AC Jogja kami tentunya.